Hopehopehope

This Year must be My Year, be honest, keep cheerful and get success

Sabtu, 11 Desember 2010

♥ Speed LOVE ♥

Disini aku mau sedikit cerita tentang orang yang pernah sayang sama aku. namanya 'Raditya Airlangga Putra'. aku kenal dia melalui telepon seluler. saat itu dia yang lebih dulu mengirim sms kepada ku. awalnya dia bertanya "ini mutia ya?". biasanya aku ga pernah ngurusin orang-orang yang sms aneh gitu tapi pada kenyataannya saat itu aku membalas smsnya. dari situ kita mulai smsan, sebenarnya alasan aku smsan sama dia aneh juga. aku tertarik smsan sama dia karena dia bilang dia tinggal di Lombok.






sehari sebelum Radit sms, aku dan restu (teman sekelasku) membicarakan kalau suatu saat nanti mau pergi ke Lombok karena di sana ada Pantai cantik di Senggigi yang ingin aku kunjungi. maka dari itu ketika Radit sms entah kenapa aku langsung merasa senang dan keinginanku untuk pergi ke Lombok semakin menjadi jadi.
seminggu, dua minggu, sebulan dua bulan kita masih saja smsan dan sampai akhirnya bulan Ramadhan pun datang.

Radit adalah salah satu anggota organisasi Green Peace dan dia cinta banget sama yang namanya Laut. sampai suatu hari di bulan Ramadhan dia datang ke Jakarta untuk mengadakan seminar dari Green Peace.saat itu dia sms aku, "Mochi, kita ketemu ya?" aku tanya mau ketemu dimana aku sih bisa aja. dia bilang kita ketemu di acara seminar aku ya, aku bertanya lagi kamu ngadain acara dimana? dan dia bilang di J.W. Marriot. glek! seketika aku mikir, ya Allah repot juga ya kalo ketemu Radit di acara seminar yg di selenggarakan di J.W.Marriot. aku mikir yang macem-macem sampai hal yang semestinya ga dipikirin pun jadi dipikirin. wah otak ku berpikir terlalu jauh mulai dari naik apa kesana sampe baju apa yang mesti ku pakai. ya kan aku ga tau jalan, selama ini aku selalu diantar kalo jalan" jauh ke tengah kota gitu. kebiasaan burukku adalah naik mobil duduk, baca, denger musik atau tidur dan tiba" voila, aku sampai ke tempat tujuan. dengan pertimbangan yang rumit aku bilang "aku ga tau jalan kesana dan aku pun ga tau harus pakai baju apa, aku malu kalo apa yang aku kenakan itu ga bisa ngimbangin kamu dan apalagi kamu bilang sama aku kalo kamu mau kenalin kolega kamu ke aku, aku semakin bingung". dia bilang " kamu tenang aja ya, nanti di jemput sama supir aku namanya pak margo nanti kita ketemunya di J.W. Marriot aja dan kamu ga usah pusing pakaian apa yang harus kamu pakai karena apapun dan gimana pun kamu aku suka sama kamu". ya Allah, ini orang keterlaluan banget deh dateng saat aku lagi broken heart trus bisa"nya dia bikin aku meleleh awwawaaw. tapi mau gimana lagi aku tetap pada pendirian dan ga mau datang.

ga lama setelah itu lebaran pun tiba, aku pergi ke kampung halaman dan dia pun begitu. saat itu nenek ku sedang sakit keras di Ciamis dan ternyata dia pun sakit di kampung halamannya di Padang. aku bilang padanya mungkin aku akan lebih awal pulang ke jakarta karena kakek ku tidak bisa berlama" di kampung ayahku yang suhunya tidak cocok dengan kesehatannya.

dia pun berkata padaku kalau dia mau datang ke Jakarta lebih awal juga sebelum dia ke Lombok khusus untuk menemuiku. aku senang dan dia bilang kalo dia terima sms aku dia sering salting, suka uring"an dan senyum" sendiri. akhirnya hari itu aku kembali ke Jakarta dan dia bilang pulsanya habis jadi maaf kalo smsnya ga di balas dan ternyata pulsaku juga habis dan saat itu belum banyak orang yang berjualan karena masih dalam hari raya dan semua orang sibuk dengan urusannya. terakhir kita smsan dia bilang "mau kamu seperti apa bentuknya aku sayang kamu, karena aku hanya ingin kebaikan hati kamu". dia juga bilang kalo aku itu anak yang sedikit manja, sedikit? mungkin banyak tapi dia mungkin pakai kata" sedikit agar ga nyinggung perasaan aku. ya mungkin dia bilang kayak gitu soalnya dia pernah sedikit masalah sama temen aku yang sebenernya disitu masalahnya cuma salah paham aja. temen aku takut aku disakitin Radit dan Radit pun sebenernya ga ada niatan untuk nyakitin aku karna dia pernah bilang kalo dia mau jagain aku.

di sms berikutnya dia bilang "aku sayang MUTIA RIA UNTARI" dalam smsnya bener-bener ditulis gitu jam 21:36:06 tanggal 11 september 2010. dan hari berikutnya kita tetep smsan, dia juga bilang kalo dia akan belajar buat sayang sama aku dan sampe akhirnya ga smsan tanggal 15 dan 16 september 2010.
pas tanggal 17 september 2010 entah mengapa aku ingin sms Radit dan ketika smsnya terikirim kakak sepupunya 'Keysha' sms yang isinya "mochi, apa kamu belum tau kalo airlangga sudah meninggal?". pertanyaan besar bermunculan, kenapa? kok bisa? cepet banget? apa dia sakit? tapi dia ga pernah cerita sama aku.




aku yang saat itu berada di bioskop 21 margocity bareng Vesti,Fauzan dan Erik, yang lagi liat film yang ga sedih langsung tiba" sedih. ga mau nangis tapi airmata menetes. aku bersyukur saat itu aku ada dalam kegelapan ruang bioskop jadi ga ada orang yang tau kalo aku nangis sampe akhirnya vesti sadar kalo aku nangis dan aku cerita sedikit disana. sepulang dari bioskop aku mau nyelawat tapi kak Keysha bilang jenazahnya sudah segera diterbangkan ke Lombok dan aku diminta ikut kesana, tapi aku ga bisa akhirnya keesokkan harinya aku datang ke makam ayahnya yang ternyata aku baru tau kalau ayahnya adalah mantan anggota DPR saat Alm. Mantan Presiden Soeharto menjabat.

hari itu hari sabtu, aku pergi ke makam ayahnya, ke rumahnya yang ada di dekat rumahku dan aku sedih dengan semuanya. kenapa kita tak jadi bertemu? sejak saat itu aku pikir aku tidak boleh tidak punya pulsa karna bisa kehilangan orang yang aku sayang. aku benar" jatuh saat itu dan mama yang waktu itu memerhatikanku menjadi khawatir. karena orang rumah ga ada yang tau hubunganku dengan Radit dan tak ada temanku yang benar" tau hubunganku dengannya sejauh apa saat itu. aku kesal, kenapa kita tidak bertemu, dan aku menuntut untuk dicintai olehnya karena janjinya saat itu. aku terbawa emosi. aku labil dan mama ku khawatir. ku rasa saat itu aku sangat merasa bersalah, sedih dan terpukul, aku merasa sendiri.








tanpa sepengetahuanku mamaku meminta kakak sepupuku untuk mengajakku pergi ke dufan untuk sekedar melepas kesedihanku. akhirnya aku pun pergi, mas ku bertanya kepada ku tentang apa yang terjadi dan aku bilang tidak apa". saat aku berada di dufan, kak Keysha terus saja mengabari ku tentang keadaan jenazah Radit di Lombok. keadaanku semakin kacau, aku sedih, bahkan ditengah" keramaian orang yang tertawa disekitarku. sempat malah aku menangis saat naik wahana yang tidak menakutkan sebenarnya. aku diam dan hanya menegarkan diri agar ga menangis di depan mereka. aku tak mau merusak kebahagiaan orang" di sekitarku.

kini, sudah 3 bulan dari kematiannya tapi entah mengapa aku senang mengenangnya. disaat orang lain sedih mengenang orang yang disayangnya yang telah meninggal. lain halnya dengan ku karena dengan aku mengingatnya, aku mengenangnya, aku merasa dia menjaga dan aku ingin bilang bahwa AKU SELALU SENANG BERADA DI DEKATMU, ♥ RADITYA AIRLANGGA PUTRA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar